Jakarta – MSN, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menilai, Peraturan Daerah (Perda) tentang Pelestarian Budaya Betawi masih perlu penguatan.

Tujuannya agar Budaya Betawi mampu menjadi trendsetter di tengah kehidupan masyarakat Jakarta.

Penguatan regulasi itu, kata Wibi, harus berbarengan dengan pendekatan inovatif. Berani keluar dari pola lama.

Karena itu, ia mendorong kolaborasi lintas budaya yang mencerminkan Jakarta sebagai kota dengan beragam latar belakang masyarakat.

“Perda yang ada saat ini masih belum cukup kuat,” ujar Wibi, beberapa waktu lalu.

Ia menilai, Budaya Betawi harus bertransformasi agar lebih dekat dengan generasi muda. Banyak negara berhasil mengangkat budaya lokal melalui perpaduan dengan unsur global.

“Supaya anak muda Jakarta lebih mengenal dan bangga dengan identitasnya,” ucap politisi Partai NasDem itu.

Wibi juga mendorong kehadiran ruang ekspresi yang lebih inklusif. Budaya Betawi tidak cukup hanya tampil secara konvensional. Perlu pengemasan secara modern dan kreatif.

“Bisa lewat Rap Betawi, kolaborasi Dance Betawi, atau bentuk kreatif lainnya. Ini akan jadi daya tarik tersendiri,” ungkap dia.

Wibi optimistis, pendekatan seperti itu bisa memperkuat identitas Betawi. Sekaligus menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Ke depan, kita ingin Betawi dilihat sebagai identitas yang keren dan bisa dibanggakan,” tutup dia. (hfz)