Jakarta – SMN, Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI Jakarta melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke dua lokasi fasilitas parkir di luar ruang milik jalan (parkir off street) yang tidak memiliki izin beroperasi.

Dua lokasi portal (gate) parkir di Jakarta Timur yang disegel karena tidak memiliki izin yakni, area Ruko Graha Mas Pemuda yang dikelola Buana Parking, dan area Apartemen Menara Cawang yang dikelola PT. Marapyosin Kencana Buana.

“Penyegelan ini adalah langkah keseriusan kami dari Pansus Perparkiran, dan kami bersama-sama dengan Pemprov DKI Jakarta memberikan efek jera kepada operator yang nakal, yang tidak memiliki izin,” ujar Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta Jupiter, Rabu (17/9).

Sebelum penyegelan, ungkap Jupiter, Unit Pengelola (UP) Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah melayangkan Surat Peringatan (SP) 1 hingga 3. Namun tidak dihiraukan oleh operator parkir.

“Kami pastikan proses penertiban ini dilakukan sesuai dengan tahapan dan prosedur yang benar. Tidak semena-mena dan tetap berpihak pada kepentingan publik,” kata Jupiter.

Hal senada diungkapkan Anggota Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta Raden Gusti Arief Yulifard. Ia menjelaskan, penyegelan dilakukan karena kedua operator parkir itu tidak segera membuat perizinan usai dikirimi SP 1 hingga 3.

“Karena operator juga masih belum memenuhi kewajiban, maka kita turun bersama kawan-kawan Dishub dan menyegel langsung,” ucap Gusti.

Ia memastikan, terus menginventarisasi dan mengecek seluruh tempat serta operator parkir di Jakarta. Memastikan sudah memiliki izin beroperasi.

“Pasti kita akan inventarisir. Kalau memang sampai waktunya belum mengurus izin, pasti akan kita lakukan penyegelan juga,” tutur Gusti.

Tak hanya sampai penyegelan, seluruh operator parkir yang tidak berizin juga diminta melengkapi data. Terkait lama waktu beroperasi.

Termasuk pula pembayaran kewajiban pajak ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. “Pasti. Kita tidak mau ada kehilangan atau ada potensi loss (kehilangan-Red) dari pajak itu sendiri,” pungkas Gusti. (gie/df)