Jakarta – MSN, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo mengapresiasi program mudik gratis yang diselenggarakan Pemprov DKI bagi warga ibu kota.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman untuk menjalankan tradisi silaturahmi saat Hari Raya Idulfitri.
“Kami mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang memberikan fasilitas mudik gratis bagi warga untuk melaksanakan tradisi silaturahmi di kampung halaman,” ujar Rio, Selasa (10/3).
Ia juga berpesan kepada para pemudik agar tetap menjaga nama baik Jakarta selama berada di daerah asal.
Rio berharap, warga Jakarta dapat menjadi agen perubahan dengan membagikan berbagai pengalaman positif yang diperoleh selama tinggal di ibu kota, terutama terkait produktivitas serta penguasaan informasi dan teknologi.
“Jaga nama baik Jakarta di kampung halaman. Jadilah agen transformasi dengan membagikan hal-hal produktif dan positif yang didapat di Jakarta, seperti penguasaan informasi dan teknologi,” katanya.
Selain itu, Rio juga mengingatkan warga agar bijak apabila ingin membawa sanak saudara dari kampung halaman untuk datang ke Jakarta setelah Lebaran.
Menurutnya, pada prinsipnya hal tersebut tidak menjadi masalah karena Jakarta merupakan bagian dari Indonesia. Namun, ia menekankan pentingnya memastikan adanya kesiapan pekerjaan dan kemampuan sumber daya manusia yang memadai.
Ia mengimbau masyarakat agar mempertimbangkan secara matang sebelum memutuskan membawa keluarga dari daerah ke Jakarta.
“Pastikan ada ‘pos tugas’ atau pekerjaan yang memang tersedia, serta kualifikasi sumber daya manusia yang memadai. Jangan sampai datang tanpa kejelasan pekerjaan yang nantinya justru menjadi beban sosial di kota,” jelasnya.
Sekadar diketahui, tahun ini Pemprov DKI kembali menyelenggarakan program mudik gratis dengan kuota 26.440 penumpang dan 900 sepeda motor.
Program tersebut melayani 20 kota tujuan di wilayah Jawa dan Sumatra. Pendaftaran dibagi ke dalam tiga klaster waktu berdasarkan wilayah tujuan, yang dibuka sejak akhir Februari hingga awal Maret. (bj/map)
