Jakarta – MSN, Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta Habib Muhammad bin Salim Alatas menilai, ketersediaan rumah susun (Rusun) masih perlu penambahan. Hal itu untuk mendukung program pengendalian banjir, khususnya di wilayah Jakarta Selatan.

Penataan sungai dan pembangunan sodetan kali membutuhkan kesiapan hunian agar relokasi warga dapat berjalan lancar.

Habib menyampaikan, ketersediaan rusun di Jakarta Selatan saat itu masih sangat terbatas. Kondisi tersebut perlu antisipasi. Sebab, wilayah tersebut menjadi salah satu fokus penataan sungai.

“Jumlah rusun di Jakarta Selatan masih sangat terbatas dan sebagian sudah mulai penuh,” jelas Habib.

Ia menambahkan, kebutuhan Rusun akan meningkat seiring rencana penataan sungai dan sodetan kali di sejumlah wilayah.

Penyediaan hunian perlu dipersiapkan sejak awal agar tidak menghambat pelaksanaan program.

“Ke depan, perlu disiapkan rusun tambahan di Jakarta Selatan agar dapat menampung warga terdampak penataan sungai,” terang Habib.

Komisi D akan terus mendorong kesiapan hunian sebagai bagian dari penataan kawasan dan pengendalian banjir agar berjalan seimbang.

“Penataan sungai harus diiringi kesiapan Rusun agar relokasi warga dapat berjalan dengan baik,” tegas Habib.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Afan Adriansyah Idris mengungkapkan hal senada.

“Pemerintah daerah mendukung seluruh program yang berkaitan dengan penataan kawasan dan pengendalian banjir di Jakarta,” tukas Afan. (all/df)