Jakarta – MSN, Pemprov DKI Jakarta berencana membongkar tiang-tang monorel di sepanjang Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Kebijakan Gubernur Pramono Anung itu menuai dukungan dari Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino.
Menurut dia, pembongkaran tiang monorel itu merupakan langkah tepat. Pasalnya, tiang-tiang itu terbengkalai sekitar 20 tahun. Bahkan, merusak estetika kota.
“Ini langkah yang baik,” ujar Wibi, Selasa (6/1).
Kendati demikian, Wibi mengingatkan agar Pemprov DKI mengutamakan aspek keamanan dalam proses pembongkaran. Mencegah munculnya masalah baru, seperti gangguan keselamatan dan kemacetan lalu lintas.
Pembongkaran tiang-tiang itu perlu pengaturan secara cermat. Mempertimbangkan waktu pelaksanaan agar tidak menghambat aktivitas masyarakat.
“Faktor keamanan itu penting. Baik untuk pekerja maupun pengguna jalan. Kalau bisa, pembongkaran dilakukan pada malam hari atau jangan pada jam sibuk,” kata politisi Partai NasDem itu.
Sebelumnya, Gubernur Pramono Anung memastikan, proyek pembongkaran tiang monorel oleh Dinas Bina Marga pada pekan ketiga Januari 2026.
Keputusan itu lantaran PT. Adhi Karya tidak merespons hingga batas waktu dalam surat peringatan sebelumnya.
Meski menggunakan alat berat, Pramono menjamin proses pembongkaran tanpa menutup ruas jalan. Sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas. (map)
