Jakarta – MSN, Ketua Komisi A Inggard Joshua bersama Wakil Ketua Komisi A Alia Noorayu Laksono menghadiri acara Townhall Meeting bersama para camat dan lurah serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di Balai Agung, Balaikota DKI Jakarta, Rabu (3/12).
Inggard menegaskan, peran lurah dan camat menjadi ujung tombak dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta kerapihan Kota Jakarta.
Menurut dia, struktur pemerintahan paling dekat dengan warga itu paling menentukan kualitas layanan publik dan kondisi lingkungan Jakarta.
“Ya, yang jelas memang wajah Jakarta ini ada di lurah dan camat,” ujar Inggard.
“Karena tanpa pergerakan yang semangat, yang etos kerja yang tinggi, nggak mungkin Jakarta ini akan bisa rapih, tertib, aman, dan tentram,” tandas dia.
Inggard meminta para lurah dan camat memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
Terutama dalam penanganan isu-isu strategis, seperti kemacetan, banjir, kesehatan, dan ketertiban umum.
Selain itu, Inggard menyoroti pentingnya kewaspadaan dalam aspek keamanan lingkungan. Terkait pemeliharaan pohon.
Ia menegaskan agar petugas pertamanan bekerja proaktif, bukan menunggu laporan warga. “Khususnya pohon-pohon itu jangan dibiarkan tunggu orang minta dipotong baru datang mereka,” tandas dia.
Percepatan pembersihan selokan dan saluran air menjelang musim hujan juga menjadi sorotan Inggard.
Kolaborasi petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau PJLP di kelurahan serta kecamatan harus optimal bersama Sumber Daya Air (SDA).
“Selokan-selokan itu perlu dibersihkan dengan PJLP-PJLP kita yang ada di kelurahan dan kecamatan dan di SDA untuk segera dibersihkan,” kata Inggard.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Pramono Anung menyoroti dua fokus utama Pemprov DKI jelang akhir tahun.
Yakni, persiapan menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta potensi peningkatan curah hujan pada Desember 2025 hingga Januari 2026.
“Untuk itu memang harus ada persiapan di lapangan yang dipersiapkan secara dini,” kata Pramono. (yla/df)
