Salatiga – MSN, Pemerintah Kota Salatiga kembali menorehkan langkah konkret dalam melahirkan generasi muda yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penganugerahan Penumbuhan Wirausaha Muda 2025, yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Senin (3/11/2025).

Acara itu menjadi puncak program kolaboratif, dengan menghadirkan apresiasi bagi anak muda Salatiga yang BEDA, yakni Bergerak, Energik, Dinamis, dan Adaptif.

Suasana malam penuh semangat itu diawali dengan penampilan Tari Kreasi Daerah dan musik rebana, dihadiri Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, Ketua DPRD, Dandim 0714, Pj Sekda, para kepala OPD, pelaku usaha, dan tokoh pemuda.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Salatiga, Budi Prasetiyono, menyampaikan, program itu merupakan bagian dari misi Wali Kota dalam membangun ekonomi inklusif berbasis potensi daerah. Salah satu program unggulannya adalah Jarkom Mabar (Jaringan Komunitas Mahasiswa dan Anak Muda Berwirausaha Rintisan Startup), yang telah melewati fase inkubasi bisnis.

“Dari 44.666 pemuda usia produktif di Salatiga, ada 6.319 yang masih menganggur. Mereka inilah yang kami dorong untuk bangkit menjadi pelaku usaha muda,” ungkap Budi.

Selama tujuh bulan, peserta mengikuti proses seleksi berbasis kolaborasi pentahelix antara akademisi, dunia bisnis, masyarakat, pemerintah, dan media. Dari 100 pendaftar, tersaring 30 wirausaha muda terbaik yang mendapat pelatihan intensif meliputi inovasi produk, manajemen keuangan, digital marketing, hingga pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Sebagai hasil akhir, 10 peserta terbaik menerima penghargaan dan bantuan modal usaha masing-masing sebesar Rp10 juta, yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Salatiga Robby Hernawan.

Kegiatan dilanjutkan dengan talkshow bertema “Menumbuhkan Jiwa Wirausaha, Menciptakan Generasi Mandiri.”

Dalam kesempatan tersebut, wali kota menegaskan pentingnya inovasi sebagai kunci kemajuan daerah.

“Tanpa inovasi, kita tidak akan maju. Program ini menjadi bukti bahwa anak muda Salatiga, siap menumbuhkan ekonomi kreatif yang inklusif dan berdaya saing,” ujar Robby.

Pemkot Salatiga juga menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan wirausaha muda, baik melalui kemitraan dengan perbankan maupun program kreatif seperti KOMIK (Kolaborasi Milenial yang Kreatif).

Acara ditutup dengan penampilan band lokal, yang menandai semangat baru para juragan muda Salatiga untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan ekonomi daerah. (tri)